Senin, 11/07/2011 02:27 WIB

Chevron Resmikan kembali SMKN 5 Padang

cab chevron padang

cab chevron padang

Setelah hancur di guncang gempa 7,8 SR pada September 2009 silam, kini SMK Negeri 5 Padang, Sumatera Barat telah kembali berdiri megah dengan pelbagai fasilitas modern didalamnya.
Pembangunan kembali sekolah kejuruan kebanggaan masyarakat Kota Padang tersebut merupakan salah satu dari empat sekolah yang dibangun dari program Chevron Eartquake Recovery Initiative (CERI) yang digagas PT Chevron Pasific Indonesia.


Peresmian gedung baru Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 5 Padang tersebut dilakukan oleh Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia A Hamid Batubara bersama Wakil Menteri Pendidikan Nasional Prof.DR.Fasli Jalal,PhD. SpGK, Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim, dan Wakil Walikota Padang Mahyeldi pada Rabu (20/7).

Gedung megah bernuansa mediterania itu, dibangun di atas lahan seluas 4.000 m2. Kompleks sekolah ini terdiri dari 20 ruang kelas, ruang majelis guru, perpustakaan, laboratorium komputer dan bahasa, serta dilengkapi peralatan multimedia dan komputer.
Bangunan SMKN 5 Padang yang dirancang tahan gempa hingga skala tertentu tersebut juga yang dapat berfungsi sebagai tempat penampungan sementara bagi 2.200 orang,jika suatu ketika terjadi bencana.

Presiden Direktur PT Chevron Pacific Indonesia A Hamid Batubara mengungkapkan, program CERI yang dilaksanakan dalam waktu satu tahun ini merupakan wujud nyata dukungan jangka panjang Chevron bagi pendidikan anak bangsa di dua daerah yang terkena bencana gempa pada September 2009, yakni Jawa Barat dan Sumatera Barat.

“Untuk membantu pemulihan pendidikan anak-anak di kedua daerah tersebut, Chevron telah mendonasikan dana sebesar US$1,8 juta yang berasal dari sumbangan karyawan sebesar US$65 ribu dan sisanya dari dana dari non-cost recovery perusahaan,” jelas Hamid.


Selama setahun, Chevron telah membangun empat sekolah, yakni dua sekolah di Jawa Barat, SDN Cipanas, Sukabumi dan SMAN 23 Garut, Jawa Barat, serta dua sekolah di Sumatera Barat, SDN 12 Nan Sabaris,Padang Pariaman dan yang terakhir SMKN 5 Padang. Dalam melaksanakan program CERI, Chevron juga melibatkan kemitraan multi pihak, pemerintah pusat, pemerintah daerah, organisasi kemasyarakatan, dan komite sekolah.

“Meski program CERI berakhir dengan ditandainya peresmian SMK Negeri 5 Padang,bukan berarti Komitmen dan kepedulian Chevron terhadap pendidikan dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia Indonesia berhenti.Chevron akan tetap dilanjutkan program serupa, namun akan melihat kebutuhan masing-masing daerah,” tegas Hamid.

Wakil Menteri Pendidikan Nasional Prof.DR.Fasli Jalal saat peresmian tersebut mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian dan partisipasi pihak ketiga berpartisipasi dalam membantu pembangunan sekolah yang rusak akibat gempa. Seperti pembangunan SMKN 5 Padang oleh bantuan Chevron.
“Saya berharap, pola kemitraan seperti yang dilakukan Chevron, dapat ditiru dan dijadikan contoh bagi perusahaan lain dalam membangun kembali sekolah yang rusak akibat gempa,” kata Fasli Djalal.

Hal senada juga diungkapkan Wakil Gubernur Sumatera Barat Muslim Kasim. “Saya berharap agar para guru dan siswa SMKN 5 Padang dapat memelihara fasilitas gedung dan sarana lainnya untuk menunjang proses belajar mengajar. Sehingga sekolah ini dapat melahirkan putra-putri terbaik yang mampu mengharumkan nama baik bangsa,” ujar Muslim.

BACA JUGA